Energy News

Published on January 22nd, 2016 | by annisa herlynd

0

Harga Minyak Turun, Gas Blok Selat Panjang Jadi Tumpuan Sugih Energy

Jakarta,– Kegiatan eksploitasi gas di Blok Selat Panjang menjadi tumpuan bagi PT Sugih Energy Tbk. (SUGI) di tengah menurunnya harga minyak.

Saat ini, Sugih Energy memiliki tiga blok. Pertama, Blok Selat Panjang, Riau dengan participating interest (PI) 55%, Blok Lemang dengan 34% dan Blok Kalyani, Jambi yang dimiliki 100% namun masih dalam tahap eksplorasi dan baru pada 2017 dilakukan pengeboran.

Presiden Direktur Sugih Energy, Riyanto Soewarno mengatakan pihaknya akan tetap melakukan kegiatan untuk meningkatkan produksi minyak dan gas. Namun, pihaknya, memilih untuk menggenjot usaha di bidang gas. Pasalnya, gas dianggap lebih memberikan prospek positif dibanding minyak.

“Ada dua sumur di Blok Selat Panjang menghasilkan gas. Kalau dibandingkan, jauh lebih menarik menjadi produsen gas daripada produsen minyak,” ujar Riyanto, seperti dilansir Bisnis.com, Jumat (22/1).Tahun ini, pihaknya akan menjual 24 juta kaki kubik gas dari Blok Selat Panjang. Di akhir 2015, perjanjian jual beli gas (PJBG) dengan PT Perusahaan Listrik Negara (persero) yaitu Pembangkit Listrik Tenaga Gas Rawa Minyak dan mulai disalurkan awal tahun ini sebesar 5 juta kaki kubik per hari. Lalu, PJBG baru juga akan diteken untuk menyalurkan gas 8,5 juta kaki kubik ke PT Badan Operasi Bersama Bumi Siantar Satu yang masih dalam proses negosiasi.

 

energitoday.com

Tags: , , , , ,


About the Author



Comments are closed.

Back to Top ↑
  • Promo

  • Our partner

  • Contact Us

    Ardiansyah Arifin | 085746754426

    [email protected]

  • Program Pelatihan Migas