JAKARTA - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengungka..." /> Inkonsistensi Penggunaan Tarif PPh Migas, Pemerintah Kehilangan Penerimaan Rp915,59 M - Oil and Gas Management Center


Energy News

Published on July 27th, 2016 | by ardiansyah arifin

0

Inkonsistensi Penggunaan Tarif PPh Migas, Pemerintah Kehilangan Penerimaan Rp915,59 M

JAKARTA – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengungkap adanya temuan pemerintah belum menyelesaikan permasalahan inkosistensi penggunaan tarif pajak penghasilan minyak dan gas bumi (PPh Migas) sehingga pemerintah kehilangan penerimaan negara pada 2015 sebesar USD66,37 juta ekuivalen atau setara Rp915,59 miliar.

Guna menindaklanjuti temuan BPK tersebut, Menteri Eenergi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menyiapkan dua hal agar permasalahan inkosistensi penggunaan tarif pajak penghasilan minyak dan gas bumi (PPh Migas) bisa selesai.

Pertama, telah dilaksanakan beberapa kali pertemuan dengan Kemenkeu, yang menyepakati akan melakukan amandemen PSC (Production Sharing Contract) kepada Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang memberlakukan tax treaty dan akan berlaku ke depan.

“Hal ini sesuai dengan rekomendasi BPK yang meminta Menkeu memfasilitasi ESDM dan SKK Migas dalam melakukan percepatan amandemen PSC terhadap KKKS yang menggunakan tax treaty untuk memberikan kepastian pelaksanaan PSC,” tutur Sudirman di ruang rapat Komisi VII DPR RI, Jakarta, Selasa (26/7/2016).

Tindak lanjut kedua, Sudirman mengatakan, Kementerian ESDM dan SKK Migas saat ini sedang mempersiapkan atau menindaklanjuti hasil kesepakatan dengan rencana amandemen PSC. Menurut Sudirman, hal ini penting ditindaklanjuti karena berkaitan dengan kepentingan penerimaan negara.

“BPK juga telah merekomendasikan kami untuk menginstruksikan SKK Migas mengamankan kepentingan negara dalam pelaksanaan PSC sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tuturnya.

Sumber: //economy.okezone.com/


About the Author



Comments are closed.

Back to Top ↑
  • Promo

  • Our partner

  • Contact Us

    Ardiansyah Arifin | 085746754426

    [email protected]

  • Program Pelatihan Migas